Articles by "Pakan Burung"
Tampilkan postingan dengan label Pakan Burung. Tampilkan semua postingan
Voer merupakan bahan makanan yang umum diberikan pada burung kicauan. Selain harganya murah, voer juga sudah dilengkapi dengan nutrisi yang sesuai untuk burung kicauan. Berbeda dengan pakan alami (ulat, jangkrik, dsb) voer sangat mudah didapatkan dan tersedia dari berbagai merk.

Akan tetapi tidak semua jenis burung cocok dengan voer. Dari sekian banyak pilihan voer dipasaran, hanya ada beberapa saja yang mungkin dengan burung kicauan sobat, untuk itu seorang kicaumania dituntut lebih jeli dalam memilih voer mana yang sangat disukai oleh gacoan sobat.

Tips Memilih Voer yang Berkualitas
Ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk memilih pakan voer yang berkualitas. Namun kali ini kami tidak akan membahas semuanya. Ada satu cara yang paling mudah yang bisa sobat terapkan untuk memilih voer berkualitas, yakni dengan cara memberikan voer dari beberapa merk voer yang ada dipasaran.

Cara ini merupakan cara paling sederhana namun efektif yang biasa dilakukan oleh master kicaumania sekalipun. Voer yang terdiri dari beberapa merk tadi, dipisahkan sesuai dengan wadahnya masing-masing (beri Label agar tidak tertukar) dan selanjutnya berikan kepada burung kicauan tentunya dengan takaran yang sama.

Setelah itu coba sobat amati, voer mana yang lebih dahulu habis? Jika sudah ketemu, lakukan hal yang sama hingga 2, 3 hari kedepan, dan lihat lagi hasilnya kembali. Jika voer yang habis/berkurang banyak adalah voer tersebut, maka dapat dipastikan bahwa voer merk itulah yang lebih berkualitas dibanding dengan yang lainnya. Dan untuk selanjutnya sobat hanya perlu memberikan voer dengan merk yang sama sesuai dengan uji coba yang telah dilakukan.

Demikianlah hal sederhana yang dapat sobat lakukan untuk membedakan voer yang berkualitas baik dengan yang tidak. Jika sobat punya cara lain, silahkan berbagi dengan kami agar dapat menambah wawasan bagi sesama kicaumania.
Seorang kicau mania tidak pernah lepas dari yang namanya pakan burung kicauan. Hal tersebut merupakan sesuatu yang penting dan memang harus terpenuhi setiap saat (terjadwal), jika tidak pastinya burung kicauan Anda akan kekurangan makanan dan bisa berakibat fatal.

Gambar Ulat Hongkong
Selain pakan yang cukup, kesehatan dan performa burung juga dipengaruhi oleh pakan burung yang hiegienis. Jadi sebisa mungkin Anda harus memperhatikan kondisi pakan burung Anda, apakah masih bagus atau tidak. Jangan sekali-sekali memberikan pakan burung yang sudah berbau atau berjamur. Untuk pakan serangga atau ulat, pastikan bahwa pakan masih tetap fresh (hidup), jika tidak burung bisa mengalami sakit perut dan baiknya hal itu jangan sampai terjadi.

Untuk dapat selalu memberikan pakan yang fresh, Anda dituntut untuk mengetahui cara menyimpan pakan burung yang benar, terlebih untuk pakan seperti jangkrik, ulat hongkong ataupun ulat kandang, membutuhkan perawatan dan teknik penyimpanan agar tidak cepat mati/busuk. (Baca juga: Tips Menyimpan Kroto Agar Tetap Awet dan tidak Busuk)

Nah, berikut tips cara menyimpan pakan burung jangkrik, ulat hongkong dan ulat kandang agar lebih awet/fresh:

1. Cara menyimpan jangkrik agar tetap awet dan tidak cepat mati

Jangkrik merupakan serangga yang sifatnya kanibal (memakan sesama). Jadi jika Anda ingin menyimpan jangkrik untuk pakan burung kicauan, pastikan jumlah jangkrik dan wadah seimbang. Jangan menaruh jangrik dalam jumlah banyak dalam satu wadah, agar jangkrik tidak saling membunuh.

Tips menyimpan jangkrik yang benar:
  • Letakkan jangkrik pada wadah yang cukup luas, agar jangkrik lebih bebas bergerak.
  • Berikan lubang pada wadah yang sebelumnya sudah ditutup dengan jaring halus sebagai ventilasi.
  • Letakkan/gantang wadah jangkrik di areal yang tidak mudah dijangkau pemangsa atau serangga pengganggu seperti semut. 
  • Jangan lupa untuk memberi makan jangkrik dengan sayuran seperti kubis dan kol.
2. Cara menyimpan ulat hongkong dan ulat kandang yang benar

Ulat hongkong dan ulat kandang merupakan EF favorit untuk hampir semua jenis burung (cendet, pleci, ciblek, MB, dsb). Biasanya kicau mania pemula sering sekali mengalami kesulitan dalam penyimpanannya. Nah, buat Anda yang mempunyai permasalahan sama, untuk menyimpan UH dan UK Anda harus menyimpannya pada wadah yang digantung. Namun pastikan wadah sudah dilengkapi dengan ventilasi yang baik dan terlindung dari pemangsa seperti cicak. Untuk menghalau hama (semut), anda dapat memberikan oli/minyak pada gantungan. Agar ulat hongkong dan ulat kandang tetap hidup, berikan voer basah secukupnya pada wadah, atau bisa juga dengan menambahkan potongan singkong/kelapa untuk pakan ulat.

Demikian tips cara menyimpan pakan jangkrik dan ulat untuk burung kicauan. Dengan pengetahuan singkat ini, mudah-mudahan bisa membantu Anda yang kesulitan dalam menyimpan pakan burung. Perlu di ingat, jika Anda ingin burung gacoan selalu dalam kondisi sehat dan fit, maka berikanlah pakan yang fresh dan berkualitas.